Senin, 13 Oktober 2014

Definisi -Definisi Terjemahan

Definition 1 (Nida, 1969: 12)
“Translation consists of reproducing in the receptor language the closest natural equivalence of the source language message, first in terms of meaning and secondly in terms of style.”  

Definisi 1 (Nida, 1969:12) 
“Penerjemahan terdiri atas menghasilkan kembali ke dalam bahasa penerima terdekat dengan alami dari pesan bahasa asal dalam istilah makna dan kedua dalam istilah gaya.  



Definition 2 (Catford, 1978: 20)
“Translation is the replacement of textual material in one language (SL) by equivalent textual material in another language (TL).”

Definisi 2 (Catford, 1978: 20)
“Penerjemahan adalah penggantian bahan naskah dari bahasa asal ke bahasa lain yang sepadan.”  



Definition 3 (Larson, 1984: 3)
“Translation is transferring the meaning of the source language into the receptor language. This is done by going from the form of the first language to the form of a second language by way of semantic structure. It is meaning which is being transferred and must be held constant.”  

Definisi 3 (Larson, 1984: 3)
“Penerjemahan adalah pemindahan makna dari bahasa asal ke bahasa penerima dengan cara struktur semantic.”  



Definition 4 (Newmark, 1988: 5)
“Translation is rendering the meaning of a text into another language in the way that the author intended the text.”

Definisi 4 (Newmark, 1988: 5)
“Penerjemahan adalah membuat makna dari sebuah teks ke dalam bahasa lain dengan cara mempertahankan maksud dari penulis teks tersebut.”  



Definition 5 (Hawkes in Basnett-McGuire ,1991:13)
“Translation involves the transfer of ‘meaning’ contained in one set of language signs into another set of language through competent use of the dictionary and grammar, the process involves a whole set of extralinguistic criteria also.”

Definisi 5 (Hawkes in Basnett-McGuire ,1991:13)
“Penerjemahan melibatkan diri dalam pemindahan makna yang di dalamnya terkandung satu rangkaian isyarat bahasa ke dalam rangkaian bahasa lain melalui kemampuan penggunaan kamus dan grammar,  keseluruhan proses tersebut melibatkan rangkaian dan kriteria exstralinguistic.”



Definition 6 (Sperber and Wilson in Bell (1991:6))
“Translation is the replacement of a representation of a text in one language by a representation of an equivalent text in a second language.  

Definisi 6 (Sperber and Wilson in Bell (1991:6))
“Penerjemahan adalah penggantian gambaran dari sebuah teks dalam satu bahasa ke dalam bahasa kedua dengan penggambaran yang sepadan.”  



Definition 7 (Toury in James, 2000)
“Translation is a kind of activity which inevitably involves at least two languages and two cultural traditions.”

Definisi 7 (Toury in James, 2000)
“Penerjemahan adalah jenis dari aktivitas yang tidak bisa dihindarkan untuk melibatkan diri setidaknya dua bahasa dan dua tradisi budaya.”  



Definition 8 (Steiner in Choliludin, 2006: 5)
“Translation can be seen as (co) generation of texts under specific constraints that is relative stability of some situational factors and, therefore, register, and classically, change of language and (context of) culture.”

Definisi 8 (Steiner in Choliludin, 2006: 5)
“Penerjemahan dapat dilihat sebagai generasi dari teks di bawah tekanan tertentu yang relatif seimbang dari beberapa faktor keadaan, untuk itu terdaftar dan secara sederhana mengubah bahasa dan konteks dari budaya.”


_Tintrin Prameswati_2211412061_







Tidak ada komentar:

Posting Komentar